Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah dari semua tingkatan terus berupaya semaksimal mungkin meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat luas belakangan ini antara lain melalui "Integrasi Layanan Primer" (ILP).

Kepala Puskesmas Pemurus Dalam Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kalsel) dr Taufik, Selasa malam menerangkan, ILP merupakan strategi atau pendekatan baru oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) milik pemerintah termasuk Puskesmas Pemurus Dalam Kota Banjarmasin.

"ILP merupakan pelayanan kesehatan dengan fokus pada upaya promotif dan preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif dan rehabilitatif," ujar dokter muda itu kepada Antara Kalsel.

Ia mengatakan. pada pelaksanaan ILP masyarakat yang kontak dengan FKTP dalam hal ini puskesmas dan jaringannya akan mendapatkan skrining (penapisan awal) kesehatan untuk mengetahui status kesehatan sehingga bisa tindak lanjutnya yang tepat sesuai kondisi kesehatan.

"Begitu pula halnya dengan posyandu, untuk mendukung ILP, maka posyandu yang awalnya terdiri atas posyandu balita, posyandu remaja dan posyandu lansia bertransformasi menjadi Posyandu ILP," ujarnya .

Ia menambahkan, Posyandu ILP tetap pada marwahnya sebagai Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dilaksanakan oleh, dari dan untuk masyarakat.

"Namun demikian pada pelaksanaan posyandu ILP tidak lagi terbagi-bagi menjadi posyandu balita, posyandu remaja dan posyandu lansia, akan tetapi semua layanan dilaksanakan secara terpadu yang dikenal dengan pendekatan semua siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi dan baita, anak usia sekolah dan remaja, usia produktif sampai dengan lanjut usia," tambahnya .

Ia mengungkapkan, untuk memastikan posyandu ILP dapat terlaksana dan dapat diakses oleh semua kelompok masyarakat, Kelurahan Pemurus Dalam bersama Puskesmas Pemurus Dalam kembali meluncurkan posyandu ILP baru, yang bertempat di RT.06 Kelurahan Pemurus Dalam Banjarmasin.

Kepala Puskesmas Pemurus Dalam Kota Banjarmasin dr Taufik saat peluncuran "Integrasi Layanan Primer" (ILP) di RT.06 Kelurahan Pemurus Dalam Kota Banjarmasin, Selasa (18/2/2025) (ANTARA/HO Dokumen Pribadi)

Pada peluncuran/launching posyandu ILP kali ini langsung dilaksanakan skrining (penapisan awal) kesehatan pada pengunjung posyandu. Selain skrining kesehatan, pada pelncuran posyandu ILP ini juga dilaksanakan senam untuk lanjut usia yang dipimpin langsung oleh BIdan Puskesmas Pemurus Dalam Kota Banjarmasin.

Dr Taufik selaku Kepala Puskesmas Pemurus Dalam sangat mengapresiasi terhadap peran kader kesehatan dan tokoh masyarakat yang telah menginisiasi terbentuk posyandu ILP tersebut.

Dokter yang dikenal ramah ini mengharapkan masyarakat agar memanfaatkan posyandu ILP untuk melakukan skrining kesehatan sejak dini, apabila diketahui ada penyakit segera dilakukan pengobatan untuk mengendalikan penyakit dan mencegah komplikasi.

"Bagi yang hasil skrining kesehatannya diketahui sehat dianjurkan untuk tetap berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menerapkan perilaku Cek Kesehatan (Cek) secara berkala, dan enyahkan asap rokok ," pesannya .

Selain itu. rutin aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup dan kelola stress bagi yang memiliki faktor risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi dan kencing manis, demikian Taufik.

Peluncuran "Integrasi Layanan Primer" (ILP) di RT.06 Kelurahan Pemurus Dalam Kota Banjarmasin, Selasa (18/2/2025) (ANTARA/HO Dokumen Pribadi)